SUCCESS FOR CHANGE: MY MOMENT
 |
| https://griyawistara.blogspot.com/2021/06/makna-logo-ibu-pembaharu.html |
Sukses untuk saya adalah ukuran pencapaian prestasi dan bentuk penghargaan yang tinggi karena semua proses kerja yang dikerjakan pada akhirnya selesai dengan baik, mendapat respon baik serta penilaian positif dari pihak lain sebagai pengakuan formalitas dari keberhasilan suatu projek atau program. Sebagai individu yang memiliki keinginan untuk terus memperbaiki diri serta memberi manfaat untuk yang lain, maka langkah-langkah itu pun menjadi jejak nyata sebagai proses menemukan gaya belajar dan minat apa yang ingin ditebar di kalangan khalayak sesuai versi yang sesuai dengan kondisi dan kapasitas saya sebagai anggota masyarakat yang ingin ikut berperan memberi manfaat dari ilmu, pengalaman yang saya miliki. Maka melalui jalur ibu Profesional, saya masuk ke dalam sebuah rumah besar yang kemudian saya terlibat aktif dan terus meningkatkan keterampilan diri hingga akhirnya bermuara di akhir kelas Bunda Saliha. Lulus di kelas tersebut tidak membuat saya dan para lulusan selesai menimba ilmu. Di sanalah kami memulai menerapkan semua ilmu dalam bingkai gerakan sosial berbasis bekal ilmu dan passion, maka saya memantapkan diri untuk terjun mengembangkan passion saya di bidang keterampilan soft-skills yaitu pelatihan bahasa Inggris DUDI dan pendidikan yang berharap semua kemampuan saya dapat tersalurkan melalui kanal tatap maya. Gerakan itu saya beri nama "Veztifal Show" yang merupakan singkatan dari "Virtual English Zone to improve your language-Show your hidden Talent".
Berawal dari hasil obrolan dengan pimpinan saat itu yang menginginkan kerja sosial, mencurahkan ilmu dan pengalamannya untuk tujuan sosial, maka saya pun tergelitik untuk memiliki keinginan yang sama. Sama-sama ingin berbagi dan melayani kepada masyarakat tanpa mmeberi beban materi kepada mereka. Saya yang sesungguhnya adalah ibu rumah tangga yang juga aktif di ranah publik, pun berimajinasi tentang bagaimana menebar manfaat tanpa harus bepergian jauh dari keluarga. Imajinasi saat itu yang terbayang adalah memberikan pelatihan atau pembelajaran jarak jauh yang juga menjangkau seluruh Indonesia. Tingginya mimpi saya itu akhirnya menemukan jalannya. Di saat Pandemic Covid-19 merebak dan memaksa semua pihak menjalankan kerja terbatas dan teralihkan sebagiannya dengan tatap maya, maka di sanalah WOW moment yang saya dapatkan. Bertepatan dengan keikutsertaan saya di kelas bunda Saliha, bertemu dengan situasi pandemik dan selaras dengan imajinasi saya maka saat itu pun "gong" saya canangkan. Dengan hati yang mantap saya mendeklarasikan sebuah projek passion yang sesuai dengan ilmu, pengalaman juga minat saya di dunia pendidikan bahasa Inggris. Dengan memanfaatkan kondisi yang ada, saya bersyukur karena dengan cara tatap maya tersebut saya dapat melangkahkan kaki saya pertama kali di dunia maya. Kata "Virtual" saya pilih sebagai kata pertama yang memberi ciri dari gerakan saya. Kemudian kata kedua dan ketiga "English Zone" mewakili cara saya memberikan manfaat kepada masyarakat. Sedangkan kata "Show" sendiri adalah bentuk kata motivasi untuk penerima manfaat. Puas untuk pertama kalinya saat itu karena saya pun mampu membuat imajinasi saya terwujud karena situasinya yang sangat mendukung.
Debut saya di awal gerakan adalah mengikuti alur kegiatan kelas bunda Saliha dan kemudian merencanakan perjalanan Veztifal show berikutnya. Di sisi lain serangkaian keterampilan lain yang mendukung gerakan saya secara maya pun saya ikuti. Beberapa pelatihan berjenjang saya ambil; Canva dan Quiziz dan mendapatkan sertifikat. Itulah modal awal saya untuk mempublikasikan informasi tentang pendidikan dan bahasa Inggris melalui kanal media sosial yang bernama Instagram. Asahan disain sederhana untuk merancang info singkat berhasil saya laksanakan. Pun dengan kelas tatap maya saya buka perdana dengan nama FEE-Pro (Fun English for Employees and Professional). Langkah perdana dengan kelas bahasa Inggris untuk karyawan berjalan lancar hingga tingkat tiga. Sedangkan kerja sama yang lain pecah telur setelah saya menggandeng teman-teman mahasiswa dari USU dan menyelenggarakan kelas percakapan dasar untuk pemula. Kalangan yang menjadi klien Veztifal show adalah kalangan dari dunia usaha, industri serta pendidikan. Walaupun langkah gerakan ini sederhana, tetapi saya merasa imipian saya kedua tercapai. Kelas dan pelatihan terselenggara dengan baik dan pesertanya berasal dari beberapa daerah berbeda yang disatukan dalam bingkai Pertemuan Zoom. Harapan di awal pemikiran saya tidak setinggi hasil yang kami dapatkan dari beberapa kerja sama dengan pihak lain. Inilah mungkin yang memberikan berkah tersendiri bagi kami dan tim saat itu jika berbagi dan melayani itu bisa di tebarkan tanpa mendatangi lokasinya. Kelas-kelas tatap maya lainnya berhasil diselenggarakan untuk kebutuhan pendidikan dan tes internasional seperti TOEFL dan IELTS serta B2 Level (Cambridge Assessment).
Perjalanan setelah tahun ketiga adalah perjalanan kolaborasi. Veztifal Show bangga menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang terhubung di program inovasi Ibu Profesional, yaitu Ibu Pembaharu. Program kerjasama tersebut sebenarnya "menyelamatkan" tim yang personilnya satu persatu pamit karena kesibukan lainnya. Sisi positif dari kolaborasi tim Veztifal dengan Sitarasmi, misalnya, kerjasama mutualisme yang memberikan manfaat bagi teman teman remaja dalam bidang pelatihan bahasa Inggris untuk tes (TOEFL prep Class) dan percakapan umum untuk remaja (EFFORT: English Fluency for Teenagers). Saling menguntungkan karena kedua tim berkerja bersama sebelum- saat - sesudah program selesai. Selain itu, kedua tim belajar bagaimana melaksanakan program bersama (Joined program) secara terbuka dan saling mengisi sehingga perjalanan program berakhir dengan kesan yang baik dan berulang. Saya sendiri pun merasa bangga mengikuti kolaborasi rutin yang diselenggarakan oleh ibu Pembaharu. Program Riung SDG adalah program rutin tahunan yang megelompokkan tim tim gerakan sesuai SDG nya. Dari tiga kali kegiatan, Saya, wakil Veztifal show, selalu mengambil peran untuk ikut terlibat aktif bersama tim leader lain. Dinamika kelompok yang naik turun, kekompakan para leader untuk mengambil perannya serta dukungan satu sama lain yang membuat acara yang digelar sukses. Keterlibatan saya di program riung SDG itulah yang banyak mendapatkan pengalaman terutama dalam komunikasi kelompok dan alur kerja sama yang baik dan saling terbuka. "Battle of Qur'an #1" dan "Battle of Qur'an #2" sukses terlaksana dengan baik karena semua pihak terlibat aktif dan saling membantu. Sedangkan gelaran Riung SDG tahun ini saya siasati dengan tetap konsisten menyelesaikan projek bersama; "FlashCard literasi pendidikan keluarga" dengan dinamika yang berbeda dari sebelumnya.
Di tahun kelima ini, Saya pribadi menjadi bagian dari kesuksesan kegiatan Ibu Pembaharu untuk program E-FoRM (English for Mom) yang mendapatkan perhatian luar biasa. Kelas besar yang berisi para ibu yang termmotivasi untuk melatih keterampilan bahasa Inggris percakapan. Di sini lah saya sebagai wakil Veztifal Show tertantang untuk memberikan fasilitas, materi dan layanan terbaik selama program berlangsung. Walaupun banyak sisi yang harus diperbaiki, tetapi satu hal yang saya dapatka dari kolaborasi besar ini adalah, apresiasi tinggi dari tim violcester yang memberi kepercayaan penuh pada veztifal show untuk mengisi program bahasa Inggris dan dukungan serta kerjasama timbal balik yang berjalan lancar akhirnya program tersebut rampung dan mendapat kesan yang baik dari para pesertanya. Beberapa kata yang saya dapatkan dari hasil kerja tim sendiri dan kolaborasi pihak lain yang terkait adalah ambil peran aktif-keterbukaan-konsistensi menjaga kepercayaan satu sama lain. Saya menyadari betul kondisi tim tidak lengkap dan selanjutnya saya yakin ketiga poin tersebut yang membuat saya bersama Veztifal show melangkah setahap demi setahap dan tetap berada di jalur gerakan bersama Ibu Pembaharu. Keberlanjutan gerakan Veztifal show senantiasa berubah ke arah yang lebih baik; baik dengan cara memantaskan gerakan dalam hal program-program seusai kebutuhan pasar. Pun dengan strategi gerakan yang harus direncanakan lebih baik ke depannya.
Dari pengalaman lima tahun saya dan tim bergerak, Veztival show perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk memulai perjalanan di lima tahun kedua. Ada tiga bagian yang akan direncanakan dan semoga dapat terlaksana dengan baik dalam bingkai Start-Stop-Continue. Perencanaan kerja atau program atau projek yang diagendakan menjadi program "Keroyokan" yang nantinya akan menggandeng tim-tim lain di lingkungan ekosistem ibu pembaharu, komunitas ibu profesional dan program-program inovasi lain. Program kolaborasi ini akan masuk kelompok "Start" karena Veztifal show akan memulai kembali kolaborasi mutualisme dengan melibatkan kedua belah pihak atau lebih yang turut membantu gerakan Veztifal show. Saya sudah membuktikan sendiri bila program kerjasama akan membuat proses pengerjaannya berjalan lebih baik karena adanya hubungan komitmen dan konsisten yang saling mendukung. Jangkauan keterlibatannya akan lebih luas dan lebih dinamis. Sementara itu, ada program yang perlu dihentikan sementara, "STOP", karena beberapa poin terkait sumber daya manusia atau anggota tim. Program informasi via artikel yang dipublikasikan melalui platform blog. Selanjutnya program video presentation tentang "Language Skills Corner" yang dihentikan sementara sampai ada tambahan anggota tim yang akan membantu di bagian proses digital untuk disain tampilan layar. Berikutnya, program-program seperti FEE-Pro, EFFORT, TEST prep Class, atau E-Form, FEET (Fun English for Enthusistic Teachers) bisa menjadi bekal untuk melanjutkan program ke tahap berikutnya. Semua program tersebut bisa dimasukkan dalam kelompok "Continue". Keberlanjutannya terletak pada kenaikan kelas atau level berikutnya atau pembukaan kelas pelatihan yang baru. Kalangan yang menjadi sasarannya adalah kalangan siswa, mahasiswa, pegawai/karyawan, ibu rumah tangga, serta masyarakat umum.
Veztifal Show ada setelah saya terlibat di institut Ibu Profesional dalam kelas Bunda Saliha. Perjalanan panjang yang sudah saya selesaikan rampung dan bermuara pada satu bidang gerakan komunitas dan saya sudah memastikan diri jika projek passion saya yang sudah ditanam mulai dari kelas bunda produktif, di pupuk di kelas bunda Saliha dan di kembanngkan bersama di ekosistem ibu Pembaharu adalah rangkaian peta perjalanan saya menunjukkan bagian terbaik versi saya sebagai seorang perempuan, istri, ibu dan anggota masyarakat. Terlepas dari aneka hambatan yang menjadi tantangan besar untuk diselesaikan, maka melalui projek passion ini saya mencurahkan ilmu dan pengalaman serta kesempatan berbagi dalam ekosistem ibu Pembaharu. Di sinilah saya dahulu memulai perjalanan meningkatkan kapasitas diri dan pada perjalanannya saya merasa ada bagian kuat dari komunitas inu Profesional yang memberikan saya peluang untuk naik kelas sesuai dengan kemampuan saya. Inilah perjalanan saya bersama veztifal show yang mendapatkan penghargaan terbaik dalam lingkungan ibu Pembaharu. Sukses perjalanan saya ini bukan menjadi kebanggaan diri, bukan juga untuk memamerkan prestasi, tetapi melalui perjalanan ini saya yakin sukses itu adalah ketika saya mampu merespon setiap tantangan, mengolahnya dan mencari solusi untuk menyelesaikan baik yang terjadi dalam gerakan sendiri (Veztifal show), gerakan bersama ibu profesional-ibu pembaharu bahkan yang datang dari lingkungan sekitar rumah hingga dunia internasional.