AWAL YANG BAIK
| https://insightusaha.com/cara-mulai-bisnis-dari-nol-tanpa-bingung-di-tahun-2026/ |
Makan malam bersama keluarga keci Ifa sudah selesai, anak-anak sedang mengulang pelajaran dan Ifa pun melakukan hal yang sama memeriksa apa saja yang dia punya di lemari makanannya. Yang terlintas di kepalanyabadalah bagaimana memutar uang takziyah mendiang suaminya agar memanjang dan dapat mengatasi kebutuhan sehari-hari. Uang takziyah yang terkumpul sampai hari ke-8 berjumlah lima juta rupiah. Uang tersebut akan Ifa gunakan untuk modal kerja. Ifa ingin sekali membeli sebuah motor bekas kisaran harga empat juta yang akan dia jadikan alat transportasi bisnis yang akan dia jalankan. Keperluan membeli motor tidak hanya sekedar mengantar dan menjemput anak anak sekolah, tetapi juga untuk tujuan berdagang. Berbelanja bahan-bahan makanannya, kemudian mengirimkannya ke warung warung terdekat atau mengantar pesanan. Sebelum dia eksekusi semua inginnya, Ifa mulai membuat coretan dan menuliskan apa saja yang bisa dimanfaatkan sebagai jalan ikhtiarnya mengumpulkan pundi-pundi halal yang juga akan mendatangkan keberbekahan.
Fokus Ifa saat ini adalah berdagang. Barang dagangan yang akan dia jual adalah makanan dan minuman. Selama menjadi istri dan ibu, Ifa sudah terbiasa membuat cemilan gurih, manis, bakar atau panggang juga kukus. Selain itu, Ifa juga sering diminta bantuan bu RT atau bu RW membuat beberapa snack dan minuman untuk acara-acara lingkungan RT, RW atau kelurahan. Modal inilah yang menjadi poin utama dan menjadi keputusan pasti setelah melihat dan mendapatkan respon positif masyarakat tentang rasa, dan tampilan snack dan minumannya yang baik. Ifa pun mencentang poin tersebut sebagai komoditi dagangannya. Kemudian, Ifa pun mendata tempat-tempat penjualan bahan-bahan makanan dan minuman yang murah tetapi tetap memiliki kualita baik. Berikutnya, cara memasarkannya. Ifa sudah memiliki pengalaman mendapat pesanan via pesan WA, karena mereka yang memsan mendapatkan infonya dari status Ifa yang rajin menunjukkan aneka cemilan yang tayangnya setiap hari, tiga kali sehari. Ifa juga sudah memikirkan cara lain dengan memanfaatkan sosial media; instagram, tik tok, facebook selain status WA dan group komunikasi. Ifa merasa sudah saatnya dia melaksanakan rencananya dan besok dia akan menjual makanan sarapan dan gorengan gurih serta manis.
Farhan yang sudah selesai belajar, menghampiri bundanya yang sedang sibuk mengumpulkan dan menyiapkan bahan-bahan yang akan diolah menjadi makanan yang akan dijualnya besok.
"Bunda, besok jadi mulai jualan srapan pagi dan gorengan?"
"Insya Allah jadi bang." "Abang mau bekal yang sama besok?"
"Aku mau bantu jual sarapan dan gorengannya, bunda. boleh kan?"
Bunda terkejut dengan permintaan Farhan, dengan senyum lembutnya, bunda menjawab dengan lembut.
"Abang gak malukah menjual makanan dan gorengan besok?" "Bunda seneng kalau Farhan mau coba jadi bisnisman".
"Abang gak malu. bunda. Bunda gak usah khawatir, abang jualnya di kelas aja. Nanti abang yang minta teman-teman untuk kasih info dari mulut ke mulut ke kelas-kelas lain". Bangganya Farhan meyakinkan bundanya bila dia bisa membantu bundanya.
"SIap bos. Besok bunda siapkan 15 bungkus sarapan nasi yang lauknya bihun goreng dan tempe orek dan kerupuk. Bunda juga bawakan 20 gorengan ya, 10 lontong isi sayur, 10 tahu isi dan 10 dadar gulung ya. Harganya di buat 5 ribu dapat tiga ya. Mereka boleh pilih." Bunda menjelaskan dengan semangat.
"Paham bunda. Kalau ada temen yang cuma mau beli satu atau dua. Berapa harga satuannya bunda?"
"Itu mudah, bang. Harga satuannya dua ribu. kalau temen abang mau beli dua, harganya empat ribu. Tapi kalau mereka ambil tiga jenis maka harganya cuma lima ribu."
"OK bunda. Deal!" Farhan menyodorkan tangannya menunjukkan dia sepakat dengan penjelasan bundanya.
"Farhan bis abantu apa malam ini bunda?"
"Farhan bisa cuci beras yang ada di panci itu ya. Ada 2 liter ya bang. Kalau udah bersih masukkan ke magic com. Nanti bunda yang memasaknya. Setelah itu, abang tidur ya karena besok kamu sekolah". Farhan pun segera mengerjakan instruksi bundanya. dan setelah itu dia beristirahat.
Ifa tersenyum melihat semangat si sulung yang ingin membantu. Ifa pun tetap akan membatasi Farhan. Ifa ingin Si sulung fokus belajar dan berprestasi dei masa depan. Ifa akan bangun jam dua pagi dan akan memulai bisnisnya dengan ucapan basmallah sebagai awal perjalanan yang baik.