Selasa, 11 Agustus 2026

Peristiwa #14

  MIMPI DAPAT DURIAN RUNTUH: 

 RAHASIA REZEKI ALLAH

https://resipurnama95.blogspot.com/2017/09/rezeki-itu-diikhtiarkan.html

Sudah hampir tiga tahun saya menjalani kerja dengan status Remote employee dan bekerja dalam kondisi WFO/WFA. Maka kewajiban hadir secara tatap muka satu kali perpekan. Setiap  hari Selasa adalah waktunya saya berangkat ke kantor  dan mengerjakan target target pekerjaan yang sudah saya susun. Awalnya terasa asing karena setiap kali datang ke perusahaan dan menempati meja di lantai satu, di sana pula saya merasa sendiri. Setiap komunikasi yang saya mulai hanya berkisar hal hal receh yang setelah selesai bicara kembali ke selera awal. Semua informasi yang saya dengar atau tidak sengaja saya simak memberikan posisi serba salah. Keingintahuan yang besar tentang apa yang sedang terjadi, apa yang sesang dikerjakan dan apa yang harus dikirim ke tempat tempat klien. Sekilas saya tidak memahami yang dibicarakan oleh para staf. Selain mereka-reka maksud pembicaraan mereka, para staf pun sepertinya "menutup diri" dan terkesan menyembunyikan info info yang sedang merebak. Di antara mereka bersama tetapi saya merasa terpojok, tersisih dan cenderung gagap informasi karena mungkin saya berada di luar "jangkauan area". Sampai pada satu waktu, seperti hari ini, saya mendapatkan rezeki tidak terduga yang membuat saya tersenyum bahagia sampai berlinang air mata.

Hari ini adalah hari di mana saya sudah meminta keinginan kepada Allah SWT dan berharap Dia mengabulkannya. Rasa asing dan sunyi yang saya rasakan semenjak pagi di ruangan kecil yang terpojok dan kebetulan terhalang ruangan membuat saya seperti di dunia lain. Seperti biasa setiap sampai kantor jam 07.30 an wib maka di waktu itulah saya memulai kerja dengan membuka komputer jinjing dan membuka buku catatan apa saja yang harus diselesaikan hari ini. Di sisi lain, bimbang sempat memenuhi pikiran saya karena posisi saya sebagai contributor hanya menunggu instruksi dari koordinator tim. Sedangkan inisiatif saya yang melanjutkan merevisi modul pembelajaran yang lain tertahan dengan kalimat, "Kami akan menyelesaikan tugas kami bersama tim, jika kami butuh tenaga atau bantuan kami akan menghubungi dan melibatkan anda". Sedih dan kecewa karena tugas sebelumnya hanya diberi tanggapan dengan kalimat, "Penanggung jawab program sudah memeriksa hasil kerja anda dan sudah cukup". Deretan kalimat yang sulit saya cerna dan tidak mendapat balikan seadanya membuat saya "kena mental", dan teringat dengan satf lain yang menyampaikan, "tugas anda hanya mengajar, materi sudah disiapkan. Bila ada kendala atau pertanyaan atau masukan dari pihak klien, anda bisa menghubungi staf staf kami sesuai bagian kerjanya". Seperti disambar petir dan sangay bertolak belakang dengan kebiasaan saya yang dulu, tapi inilah fakta yang harus saya terima. Di tengah kegundahan hati dan kebingungan tingkat atas,ada momen di mana saya mendengar permintaan staf cabang tentang modul pembelajaran kelas remaja. Saya yang menyimak, langsung berteriak dalam hati; "Itu udah ada yang sudah direvisi, pak. Lengkap pula pak!" Teriakan itu hanya tercetus dalam hati saja. Saya tidak berani dan tidak mampu menyampaikannya karena teringat pesan-pesan lain juga  saya memaksakan diri untuk menahan diri dengan mengunci mulut karena pada akhirnya saya harus sadar diri, sadar batas dan sadar posisi. Saya pun memaksakan diri menyelesaikan pekerjaan rutin sebagai contributor (material developer) dan terus berharap akan ada rezeki yang datang hari ini.

Satu persatu topik dari modul saya selesaikan. Syukurnya hari ini ide-ide keluar dan saya mudah mengambil keputusan sumber-sumber rujukan mana yang akan digunakan sebagai materi ajar. Mendapatkan kemudahan dan kelancaran merampungkan pengerjaan modul adalah rezeki yang membahagiakan karena dari rampungnya satu modul beserta panduan dan evaluasinya mendukung pengembangan sebuah program. Lebih saya syukuri jika hasil kerja saya di akui dan dihargai dan digunakan oleh para penerima manfaat. Selain itu, kabar bahagia lain masuk lewat pesan singkat dari grup koordinasi program bahasa Inggris komunitas yang isinya adalah pencairan dana dari bonus menjadi fasilitator bahasa Inggris di kelas tatap maya. Masya Allah, hati saya luar biasa lapang dan senyuman lebar terkembang ketika ketua tim meminta no rekening saya dan akan mengirim sejumlah dana sesuai kesepakatan dalam perjanjian sebelumnya. Niat untuk membayarkan premi asuransi kesehatan ibu dan keluaga kakakku pun terselesaikan, lalu permintaan sepatu gunung anak kedua juga bisa terpenuhi. Pembelian LKS untuknya juga bisa terbeli. Nikmat Allah mana lagi yang ingin kamu dustakan? Rezeki lain pun saya dapatkan dan itu seperti mimpi mendapat durian runtuh.

Siang setelah ISHOMA, saya memberanikan diri menghubungi salah satu klien untuk konfirmasi pelatihan guru lanjutan minggu depan. Satu pesan yang saya konfirmasikan adalah apakah akan dibutuhkan topik-topik bahasa Inggris oleh para guru untuk penguatan kosa kata dan percakapan. Respon yang saya terima malahan di luar harapan saya. Beliau menirim topik-topik yang akan dibahas selama 10 kali pertemuan. Beliau pun langsung menghubingi saya via telpon dan menyampaikan permintaan lain dari kepala sekolah. Sebagai trainer yang berinisiatip memposisikan diri sebagai language consultant, saya termotivasi memberikan gambaran seputar uji kompetensi bahasa Inggris untuk guru dengan memberikan pengalaman berbagi yang serupa walau beda tingkat satuan pendidikan. Di sisi lain, saya begitu gembira, tersenyum bahagia ketika melihat topik-topik apa saja yang mereka butuhkan dan di sanalah kekuatan diri sebagai material developer muncul. Saya yakin saya bisa menyusun topik topik tersebut dalam tampilan presentasi lembaran slide. Sungguh Allah yang maha membolak-balikan hati. Ketika cemas dan gelisah menerpa dan mendorong diri  untuk lemah dan menyerah, di saat yang sama semua gundah dan resah disirami dengan do'a dan sujud yang khusyu setiap malam.  Allah maha baik. Allah punya cara kapan rezeki itu datang. Yang saya rasakan hari ini adalah setelah saya menangis dan menunduk sedih dengan kondisi saya yang campur baur, tidak lama Allah mengirimkan rezeki yang tiak terduga; bayaran hasil mengajar dan kebutuhan klien yang harus segera digarap. Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah yang Maha Kasih, maha Kaya dan Maha penerima taubat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peristiwa #20

  HARI BARU: TIDAK MENYERAH Keidupan berjalan seperti roda. Dia berputar ke atas lanjut ke bawah. Seperti aku yang sudah resmi berubah statu...