Senin, 10 Agustus 2026

Warna Cerita #5

 BERAWAL DARI NIAT BAIK

https://umma.id/post/niat-yang-baik-pasti-hasilnya-terbaik-1326676?lang=id


Sore jelang malam, Ifa dan kedua buah hatinya bersiap melaksanakan sholat Magrib. Kebiasaan shalat berjamah sebelumnya tetap terjaga, walaupun saat ini yang menjadi imamnya adalah si sulung. Kebersamaan yang mereka bangun melalui shalat berjamaah menambah kedekatan hubungan di antara mereka.

 "Bunda," colek Farhan. "Bunda melamun lagi?", Farhan memperhatikan raut wajah bundanya yang terlihat lelah. 

"Gak, bang. Bunda teringat pesan mama Desi tentang  KJP kamu bang." 

" O, iya bunda." Farhan tersenyum lebar.

"Kata pak Tama, pencairan KJP aku bulan Oktober, bunda. Insya Allah bunda gak bingung lagi untuk kebutuhan dekolah abang".

"Alhamdulillah, kita mendapat kabar baik lagi ya bang. Masya Allah, semoga KJP ade Diva juga cair ya bang".

"Insya Allah, bunda. Ade kan juga udah daftar ulang KJP bareng abang bulan Juli kemarin". 

"Nanti kita buat syukuran ya bang, kalau KJP kamu dan ade cair. Bunda mau bikin nasi kotak dan es teh manis di hari Jum'atnya"

"Siap bunda. Abang juga mau bantu belanja barang barang nya."

"Ade juga, bunda. Aku ma bantu bunda nyiapin kotak-kotak nasi nya ya". Divapun ikut ambil suara.

"Terima kasih anak-anaknya bunda, kita akan berbagi karena niat kita diawal jika kita punya rezeki lebih, kita akan berbagi." Ifa memeluk kedua anaknya dengan penuh kehangatan.

"Bang, ade siapkan buku buku pelajaran untuk besok ya. Kalau ada tugas selesaikan dulu"

"Siap bunda! Bunda mau kemana?"

"Bunda mau siapkan makan malam. Menu kita malam ini nasi, sayur sop, telor ceplok dan kerupuk." Ifa berjalan menuju dapur yang jaraknya hanya disekat dengan triplek tipis.

"Ayo dek, kita beresin perlengkapan buat besok. Termasuk baju seragam, sepatu, kaos kaki dan topi juga dasi". Farhan menarik tangan adiknya menuju ruang depan. "Let's go bang!" Seru Diva bersemangat.

Ifa yang menyimak celoteh kedua anaknya pun bersyukur. Dia yang saat ini mengambilnperan ganda, berusaha untuk tetap menjaga hati dan pikirannya agar kehidupan yang dijalaninya berjalan lancar. Setelah makan malam selesai, Ifa berencana membuat daftar pengeluaran⁰ bulanan dan dijabarkan ke dalam rencana mingguan dan nanti rinciannya akan dijabarkan dalam laporan belanja harian. Ifa yakin niat yang diawali dengan tujuan dan cara yang baik, insya Allah menjadi mudah dan diberi kemudahan jalan. Ifa sadar, waktu yang akan mengujinya apakah dia sanggup menjalani amanah sebagai tulang punggu keluarga. Dia juga berjanji untuk tidak mengeluh atau meminta-minta toling kepada keluarga atau tetangganya. Seberat apapun proses hidup nanti yang dia hadapi, tekadnya untuk bertahan dan menjaga nama baik mendiang suaminya akan dia lakoni. 


 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peristiwa #20

  HARI BARU: TIDAK MENYERAH Keidupan berjalan seperti roda. Dia berputar ke atas lanjut ke bawah. Seperti aku yang sudah resmi berubah statu...