Rabu, 19 Agustus 2026

Peristiwa #17

AMAL JARIYAH: SIAP,  BERSEDIA

@SDIT Al Iman-Cipinang Elok_07012026

"Alhamdulillah, ibu bersyukur ya, di usia saat ini, pekerjaan tetap lancar, bisa wara-wiri dan tetap sehat".Penggalan kalimat seorang pengemudi Ojol pada saat pulang selepas menunaikan tugas kerja membuat saya termenung sesaat. Benar apa yang beliau katakan. Ucapan hamdalah dan berterima kasih kepada Allah lah yang sebaiknya terus dilantunkan. Tidak perlu mengumbar prestasi sendiri sebagai suatu kesombongan dan ingin dilihat orang lain. Cukup bersyukur dan mengasah diri karena di suasana seperti saat ini, dengan umur yang sudah matang, saya masih mendapat apresiasi sangat baik dari penerima manfaat dan itu bukan sanjungan yang harus disebar luaskan, tetapi untuk mengukur apakah esok lusa kinerja saya yang dianggap baik masih bertahan dan apakah mungkin bisa terus ditingkatkan. Klien adalah raja. Mereka akan meminta ulang bila mereka mendapat kepuasan dan pelayanan dan kenyamanan yang kita sajikan. Bisa jadi dengan cara itu ada rezeki-rezeki lain yang Allah bagikan dari jalan yang tidak kita sangka. Rezeki yang bukan hanya dinikmati oleh diri sendiri, tetapi rezeki yang memberika kebaikan untuk yang lain. Di situlah kelebihan sebagai pendidik, pengajar, pelatih, fasilitator. Peserta mendapatkan manfaat, saya menerima honor dan honor itu saya teruskan kembali untuk diinfakkan.

Rabu sore itu, setelah saya rampung mengisi pelatihan dan keluar menunggu pesanan Ojol, pak ketua yayasan menghampiri saya dan berbasa-basi sejenak menanyakan progress kelas. Saya memberika informasi sesuai apa yang sudah diberikan dan beliau menerimanya. Kemudian, beliau menawarkan saya untuk menjadi pengajar di tingkat universitas. Sambil menyodorkan map yang sudah terbuka, beliau menjelaskan tentang projek yang beliau miliki dan tugas yang akan saya kerjakan. Dengan penekanan, "Ini kerja sosial ya Ms. dibayar tetapi tidak tinggi". Saya menanyakan beberapa hal terkait program tersebut dan beliau memberi penjelasan singkat. Tanpa pikir panjang saya pun langsung bersedia karena niat hati juga mau membantu. Kata kunci amal jariah ini lah yang membuat saya segera menyetujui dan mengkonfirmasi tentang negosiasi jam mengajar agar tidak melanggar perjanjian dengan pihak lain. Sepanjang pembicaran sekitar sepuluh menit, saya merasakan gelora bahagia dan bersenandung dalam hati; "Inikah rezeki yang lain itu? yang saya minta setiap malam dalam sujud tahajudku?". Senangnya memberi manfaat kepada yang lain. Saya pun bisa menjadi bagian dari projek passion di ekosistem ibu pembaharu; memberikan layanan pelatihan keterampilan berbahasa Inggris dalam dunia pendidikan.

Alhamdulillah, kepercayaan itu saya dapatkan dari klien yang sudah mengamati cara saya memberikan ilmu di kelas pelatihan. Kepercayaan itu buat saya adalah penghargaan terbesar karena mereka melihat kemampuan saya bukan melihat siapa saya. Walaupun posisi saya hanya sebagai pelengkap dan menjadi pelaksana lapangan tetapi saya menemukan cara lain untuk mengembangkan ilmu, topik bahasan dan pengalaman karena itu menjadi arena bermain saya yang memberikan peluang serta tantangan baru untuk tidak "rendah diri, merasa disingkirkan. Tetapi dengan menjadikan kinerja yang profesional, klien mengikuti, merasakan dan mendapatkan hasil dengan aplikasi di lapangan, maka hubungan baikpun tercipta, terpelihara, berkembang dan ujungnya adalah "intangible benefit" atau manfaat lain yang menjadi jalan saya menjemput rezeki Allah yang lain. Inilah nikmatnya menjalankan apa yang kita mampu, menghadirkan adab dan ilmu, menunjukan kinerja yang baik dan ujungnya adalah hubungan baik yang mendatangkan rezeki. 

Permintaan dari pak ketua yayasan yang memberikan saya peluang mengasah dan memperkaya gagasan di kelas nanti, ada juga permintaan lain yang menjadi tantangan saya di klien berikutnya. Walaupun bukan mendapatkan materi diakhir tetapi kepercayaan klien meminta ditambahkan bahasan lain untuk mendukung uji kompetensi diri pun saya jadikan rezeki. Ini lahan lain yang harus digarap dengan efektif dan efesien. Materi yang disiapkan membutuhkan beberapa proses; mengumpulkan sumber materi belajar, menyusun strategi pembelajaran, menyusun topik-latihan-evaluasi dan menyajikan materi bahasan dalam satu paket presentasi slide. Saya merasa tersanjung, seperti mendapat rezeki besar karena di sanalah saya menemukan peluang mengulik sebuah permintaan klien sampai nanti membagikannya di kelas. Kinerja-hubungan baik-Do'a adalah rangkaian sederhana yang saling terkait untuk menjemput rezeki Allah lain yang mendatangkan kebahagiaan dan keberkahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peristiwa #20

  HARI BARU: TIDAK MENYERAH Keidupan berjalan seperti roda. Dia berputar ke atas lanjut ke bawah. Seperti aku yang sudah resmi berubah statu...