Sabtu, 21 Februari 2026

Ramadhan #3 Kenangan

 WAJAH ITU

Alm Fithra Ramadhan_27071980


"Dri, kok kamu di sini? Kamu kan udah meninggal! Kenapa muncul di rumah ini?" "Gue ke sini mau nengok rumah aja". "Kamu baik baik aja kan di sana (alam kubur-red)

Jumat, 20 Februari 2026

Ramadhan #2 Kurikulum Keluarga Al-Qur'an

 

HARAPAN RAMADHAN 1447H
https://quran.nu.or.id/ali-imran/17

Memasuki puasa di hari kedua, Jum'at, 20 Pebruari 2026 terasa berbeda bagi saya dan anak karena malam Jum'at lalu adalah malam kedua Ramadhan bagi saya dan kami sepakat memilih Masjid Baiturrahman sebagai tempat melaksanakan sholat Isya dan Tarawih. Rasanya luar biasa malam itu saya kembali menikmati ibadah sholat berjamaah di bulan yang mulia. Kenangan malam kemarin yang berkesan itu pun mengingatkan saya pada masa-masa muda sekolah yang saat itu ada kegiatan lain yang harus ditunaikan demi mendapat nilai baik untuk kepentingan pendidikan.

Pengalaman lain yang membekas dalam pikiran saya adalah ceramah yang disampaikna oleh Ust. Dr. Ahmad Zain Sartono MA tentang Kurikulum Keluarga di bulan Ramadhan. "Semoga kalian menjadi orang-orang bertaqwa", Taqwa yang dibangun dalam keluarga harmonis. Seperti yang beliau jelaskan dalam Qur'an Surat Ali Imran: 17 Ramadahn ibaratnya bulan latihan yang memberikan lima mata ajar yaitu  kesabaran, kejujuran, komitmen, kemauan berbagi dan keinsyafan pada Allah SWT atau Istighfar. Kelima ini adalah modal orang tua dan para pendidik menjadi mata ajar karakter kita sebagai muslim. Dari lima tema diatas, Allah  hadirkan untuk kita latihkan selama Ramadhan yang nanti akan melahirkan lima karekter lainnya dalam keluarga harmonis seperti tertera dalam Ali Imran 134-135.

Belajar dari Ramadhan, dalam keluarga itu yang pertama adalah  mau berbagi di kala lapang dan sempit. seperti berbagi cerita, berbagi nasehat di antara sesama anggota keluarga. Kedua, mampu menahan emosi. Menahan emosi seperti marah, kecewa, sedih, bahagia. Ketiga, berusaha memaafkan orang lain. Jika bila memiliki masalah, maka hilangkan dendam, maka kata kunci dendam adalah sefera beristighfar kemudian tidak terpancing emosi, tidak ada dendam dan memaafkan adalah yang terbaik. Keempat, memperbanyak berdzikr kepada Allah SWT. Pencitraan suasana Ramadhan adalah tempat kondusif dan yang kelima adalah berusaha perbanyak Istighar di waktu waktu diijabahnya do'a.

Kesimpulannya, ada 5K yang tertera pada surat 3:17 dan terimplementasi membangun keluarga harmonis dengan lima hal juga atau 6M pada surat 3:134-35. Mudah-mudahan kita sukses menjalankannya dengan baik dan menjadikan keluarga kita  ketaqwaan Sakinah Mawaddah wa Rahmah. 

Ramadhan #1 Bersama Keluarga

 RAMADHAN DAN KELUARGA

https://id.pngtree.com/freepng/ramadan-sahur-and-iftar-doa-with-family-or-berdoa-sebelum-buka-dan-bersama-keluarga_7362240.html

Ramadhan 1447H adalah Ramadhan kesekian kalinya untuk saya dan keluarga. Selama lebih dari 20 tahun pernikahan, kami menjalankannya bersama. Semua tinggal dan berkumpul bersama; sahur dan berbuka bersama. Sejatinya, kebersamaan itu juga diwarnai dengan amalan-amalan yang produktif yang ujungnya adalah keridhaan Allah SWT. Anak adalah ibadah, momentum mendekatkan semua anggota keluarga untuk menggapai seperti yang disamp[aikan dalam Q.S. Al-Baqoroh:183; semoga kalian menjadi orang-orand beriman. Inilah peluang emas yang seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin, menggumpulkan kepingan-kepingan ibadah yang dikerjakan bersama. Akhirnya kita bisa dipertemukan  kembali dalam syurga bersama keluarga-keluarga muslim sedunia.

Walaupun ada perbedaan kapan mulainya hari pertama, Alhamdulillah kedua anak saya memilih memulainya di tanggal 18 Februari 2026. Saya sebagai ibu, tetap mendukung motivasi mereka untuk mendahului kami yang akan berpuasa pertama di hari berikutnya. Semangat serta motivasi mereka, anak kedua dan bungsu, mendorong saya untuk memberikan fasilitas terbaik dengan membangun kondisi yang mendukung, menghidangkan suguhan sahur dan berbuka sesuai permintaan mereka dan mengunfatkan mereka untuk tetap mengerjakan sholat lima waktu. 

Lain ladang, lain belalang. Lain lagi cerita Ramadhan yang kami jalani di hari pertama. Semua rencana sudah saya sematkan dalam pikiran dan disusun secaral verbal. Target mengkhatamkan membca qur'an sebanyak dua kali, puasa penuh waktu selama satu bulan, berangkat sholat tarawih ke masjid Baiturrahman Jati Asih serta berinfaq dalam bentuk materi ataupun makanan. Semuanya memang rencana yang akan saya dan anak saya yang bungsu kerjakan. Dia yang paling besar motivasinya untuk sholat tarawih di masjid dan memilih masjid Baiturrahman sebagai tempat untuk kami beribadah karena suasana yang nyaman dan tenang selama menjalankannya dan plusnya adalah siraman rohani atau ilmu ilmu islam yang cocok dengan kondisi saya saat ini. 

Semoga niat, rencana dan langkah yang sudah saya susun dapat dikerjakan satu persatu dengan menjaga hati untuk menjalankannya sepenuh hati. Walaupun secara ekonimi, saya pun harus mampu mengatur keuangan selama memnuhi kebutuhan pangan keluarga, semoga Allah memberi jalan kemudahan rezeki tambahan untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat karena ingin mengukir prestasi Ramadhan tahun ini dengan lebih baik. Aamiin.

Minggu, 15 Februari 2026

Peristiwa #7 Matang

I'M NO LONGER A SPRING CHICKEN
www.facebook.com


Ternyata menjadi tua itu mulai menemukan ketidaknyamanan. Sebagai seorang tenaga kerja di bidang pendidikan, Karmila mencoba memposisikan dirinya sebagai seorang yang bersungguh-sungguh menjadi profesional dan mengukir prestasi yang membuat bangga peserta didiknya. Usia tidak memudarkan pesonanya untuk membagikan ilmunya dan tetap berkibar sebanding dengan rentang jam terbangnya yang tinggi

Peristiwa #6 Tersembunyi

 MELANGKAH DI AWAN

https://share.google/5xRIQhpQ1fJHMic2A

"Mba, aku.mau ke ruang rapat dulu ya, ada yang memanggìl untuk rapat jam 10.00 pagi ini. Uhm.. itu lanjutan rapat minggu kemarin ya bu yang tentang....,"iyyyyup, mba".

Sekelebat pembicaraan singkat yang Rida tangkap sedikit menggugah rasa ingin tahunya karena dia merasa ada yang disembunyikan dari cara menjawab ibu koordinator ruangan produksi kepada salah satu dari mereka. Memotong ucapan Aura -Salah satu staff- yang tidak tuntas menambah buah pikiran Rida. Apa yang akan mereka bicarakan hingga dia pun merasa seperti ditinggalkan. "Rahasiakah itu?, rasanya aku bertambah jauh semakin berjarak dan mulai merasa sesak hingga harus megap-megap menarik nafas panjang agar oksigen dapat masuk ke ruang paru-parunya agar ada sedikit ruang untuk mencari celah tentang apa saja yang sedang berjalan. "Perasaan, makin ke sini makin jauh aja "jaraknya", seperti rahasia yang di jaga rapat dan hanya segelintir orang yang paham dengan kode-kode tertentu.Rasanya percuma mencuri dengar jika akhirnya kembali mereka-reka apa yang sebenarnya sedang terjadi". Rida kembali ke layar laptop di depannya dan menggunakan earphone untuk sekedar mengalihkan perhatian yang lain agar rasa penasarannya tidak tertebak oleh tim lain. 

Sabtu, 14 Februari 2026

Peristiwa #5 Fokus

 KEBAIKAN PASTI AKAN BERMUARA

Ketika Pria Dingin Jatuh Cinta_Fizzo_Bab 8

Potongan isi cerita itu meyadarkan aku pada satu titik yang selama ini yang kucari; tetaplah bekerja profesional sesuai kapasitasmu walau terkadang aku juga bingung mau dibawa ke arah mana jalanku saat ini. Seperti anak yang kehilangan ibunya, seperti penumpang bus yang bingung di mana harus turun. Di sisi lain keinginan untuk terus mengasah keahlian serta mewujudkanya dalam bentuk presentasi publik semakin kuat, karena saya yakin klien akan melihat, mameantau serta mengalami prosesnya dan merekalah yang akan memberikan u,pan balik baik dalam bentuk penghargaan atau evaluasi yang akan menjadi masukan positif seburuk apapun yang mereka sampaiakna,.  

Kamis, 12 Februari 2026

Peristiwa #4 Kembali ke titik 0

 APRESIASI TERTINGGI PELANGGAN: BUKAN DARI YANG LAIN

Latest News_13022026

"Hanya ada satu cara untuk bertahan: Memberi bukti dalam bentuk karya nyata yang dibutuhkan penerima manfaat."

Baru satu jam berita itu terpajang pada status salah satu media sosial tetapi rasa hati bergejolak sesaat setelah membaca beberapa kata yang menguras emosional. Walau hanya sebentar tetapi bayangan usaha keras menyelesaikan target kerja selama rentang dua tahun terakhir plus menjaga nama baik lembaga serta memberikan layanan terbaik agar klien nyaman bukan menjadi indikator prioritas sebuah penghargaan diberikan. Paling tidak, hari ini saya harus membulatkan tekad kembali mumpung di awal tahun 2026 dan memperbaiki niat serta motivasi diri untuk tetap profesional sesuai dengan kapasitas diri. Saya masih ingat curahan hati saya tentang Sadar diri, sadar posisi dan sadar batas yang membingkai hati, pikiran dan gerak agar terjaga dan tetap mampu berjalan sesuai instruksi kerja. 

Masih hangat dalam ingatan saya ketika keinginan terkuat saat itu adalah bagaimana menyusun satu rangkaian modul ajar yang mengawal sebuah program pelatihan agar hasilnya dapat dirasakan dan diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Masih juga terbayang bagaimana interaksi kami dalam tim menyiasati kebutuhan klien dan bagaimana saya berusaha sekeras gunung batu untuk merangkai kepingan-kepingan kecil topik-topik bahasan 

Tidak perlu mengharapkan penghargaan untuk diakui sebagai prestasi kebanggan diri. Saat ini, saya harus memastikan kembali peta kerja saya ke depan. Saya butuh materi dan memiliki ketergantungan pada sebuah lembaga. Di sisi lain posisi saya yang berada di luar jangkauanpun memiliki perlakuan yang berbeda. Saya harus menerimanya sebagai bagian dari sistem kerja. Yang saya kuatkan adalah asahan kemampuan dan keterampilan lain yang akan menjadi representasi dan eksistensi saya dihadapan publik. Walaupun mungkin dianggap kecil dan menjadi pelengkap saja tetap saya harus bangga pada kemampuan mengaktualisasikan diri sendiri membawa self-branding dengan cara memantaskan diri dan memperbarui gaya presentasi sekaligus memberikan warna warni yang menjadi pelengkap performa saya dihadapan publik.

Yang kemarin adalah masa lalu, tidak perlu mengingat ingat hasil kerja dan manfaat bagi penerimanya. Saatnya untuk mandiri melatih, mengasah, mengeksekusi dan diakhir mengevaluasi setiap ide, rencana dan gerak yang tertata baik dan menyeluruh agar yang ditinggalkan nanti akan menjadi jejak kebaikan serta bekal amalan untuk mendapat tiket ridho Allah SWT serta menumpuk amal jariah yang akan diteruskan sampai penerima manfaat kesekian. Salah satu pean seorang sahabat, "Jika kamu ikhlas memberikan banyak kebaikan kepada yang lain, maka jangan pernah mengingatnya kembali". 

Dibalik kejadian hari ini, saya masih memiliki bahagia sendiri. Senang bila peserta mampu unjuk diri, bahagia bila mereka memberikan penghargaan dalam bentuk verbal, bukan sekadar kata terima kasih tetapi ungkapan lain yang menjadi penyemangat diri untuk lanjutkan kerjamu, tingkatkan kemampuanmu dan perbarui cara membuat mereka paham tentang materi yang sudah disajikan. Kata kata indah, istimewa dari mereka adalah penghargaan tertinggi yang saya sanjung sebagai hadiah kepuasan diri karena proses yang dilalui sesuai dengan harapan peserta, cocok dengan yang mereka butuhkan karena tepat saran dan pastinya mereka bisa langsung terapkan di ruang kerja mereka setiap hari. Itulah yang saya sebut penghargaan abadi, penghargaan tanpa tertulis tetapi impactnya terlihat nyata. SHOW THE BEST, YOU WILL BE INSYA ALLAH THE BEST



Ramadhan #3 Kenangan

  WAJAH ITU Alm Fithra Ramadhan_27071980 "Dri, kok kamu di sini? Kamu kan udah meninggal! Kenapa muncul di rumah ini?" "Gue k...